Menjaga Pola Makan saat Inisiasi

Sesaat setelah melahirkan banyak ibu yang langsung menerapkan pola diet agar tubuh kembali kurus seperti semula. Padahal saat menyusui dibutuhkan gizi yang sangat baik karena apa yang kita makan terbagi pada bayi kita. Pola makan yang tinggi protein dan asupan gizi yang baik mutlak diperlukan.  Konsumsi susu , daging-dagingan dan telor  bagus untuk meningkatkan volume ASI. Sayur dan buah-buahan akan banyak membantu pencernaan buah hati kita melalui ASI yang diminumnya. Makanan yang bersifat pedas sebaiknya dihindari. Karena apapun yang Ibu makan pasti akan mengalir menjadi ASI . Jadi janganlah kendor untuk urusan makan yang sehat dan bergizi sesaat setelah kelahiran bahkan harus lebih baik lagi daripada saat hamil.
Saya sendiri mengalami pada saat menyusui  apabila dalam sehari saja makanan yang saya makan kurang menu dagingnya / protein maka volume ASI akan berkurang. Begitu juga bila dalam sehari itu saya makan tidak teratur atau porsi makan sedikit maka ASI saya akan berkurang. Makan dengan porsi yang cukup , gizi yang seimbang dan pola makan teratur wajib bagi ibu menyusui. Apapun boleh dimakan asalkan sehat dan bersih. Jauhi makanan yang mengandung zat kimia yang berbahaya seperti pewarna , pemanis dan perasa buatan.

Wanita yang menyusui membutuhkan 500-1000 kalori lebih banyak dari wanita yang tidak menyusui. Wanita menyusui rentan terhadap kekurangan magnesium, vitamin B6, folat, kalsium, dan seng. ASI tidak memiliki suplai zat besi yang cukup untuk bayi prematur atau bayi berusia lebih dari 6 bulan. Karena itu suplementasi zat besi sebaiknya diberikan pada ibu menyusui dengan bayi prematur. Nutrisi yang tidak cukup dan stres dapat menurunkan jumlah produksi ASI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar